Pengaruh Perkembangan Identitas Feminis terhadap Penerimaan Budaya Patriarki di Media Sosial pada Kalangan Perempuan

Authors

  • Amanda Baharani Universitas Negeri Makassar
  • Putry Arisandy Universitas Negeri Makassar
  • Nuri Lestari Universitas Negeri Makassar
  • Winalda Febriastuti Universitas Negeri Makassar
  • Nisrinah Raudhatul Asy-Syifaa Universitas Negeri Makassar
  • Salum Putriani Noor Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Feminis, Ketidaksetaraan Gender, Patriarki, Perempuan

Abstract

Budaya patriarki yang terjadi pada masyarakat merupakan bawaan pengaruh pada persepsi perempuan memiliki kedudukan yang berbeda dengan laki-laki. Tujuan dari gerakan feminisme adalah untuk menyuarakan keseimbangan atau kesetaraan antara interaksi gender dalam hubungan yang tidak setara dalam masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, terbentuk identitas gender yang berbeda di mana feminim akan selalu ditandai dengan identitas lemah lembut dan berperan penuh dalam ranah domestik rumah tangga, pasif. Sedangkan laki-laki memiliki identitas kuat dan penuh tanggung jawab. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode kuantitatif. Semua variabel diukur secara numerik, dan data disajikan dalam bentuk angka. Penelitian menggunakan rancangan desain regresi kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh hasil mengenai pengaruh identitas feminis terhadap penerimaan budaya patriarki pada perempuan pengguna media sosial di Sulawesi Selatan, digunakan uji hipotesis dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan pengujian tersebut, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel identitas feminis terhadap budaya patriarki.

References

Aini, K. (2023). Pergeseran ideologi patriarki dalam peran pengasuhan anak pada suami generasi milenial suku jawa. KRITIS: Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin, 32(2), 176–197. https://doi.org/10.24246/kritis.v32i2p176-197

Bargad, A., & Hyde, J. S. (1991). Women’s studies: A study of feminist identity development in women. Psychology of Women Quarterly, 15, 181–201. https://doi.org/10.1111/j.1471-6402.1991.tb00791.x

Downing, N., & Roush, K. (1984). Form passive acceptance to active commitment: A model of feminist identity development for women. The Counseling Psychologist, 13, 695–709.

Hidayati, N. (2018). Teori feminisme: Sejarah, perkembangan dan relevansinya dengan keislaman kontemporer. Jurnal Harkat, 14(1), 21–29. https://doi.org/10.15408/harkat.v14i1.10403

Octaviani, C. N., Prihantoro, E., Sariyati, & Banowo, E. (2022). Gerakan feminism melawan budaya patriarki di indonesia. Broad Comm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 23–53. https://doi.org/10.53856/bcomm.v4i1.232

Puspita, A., & Nugraha, W. (2023). Pengaruh budaya patriarki terhadap maraknya fenomena catcalling. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Budaya, 18(1), 59–64.

Revelliano, M. I., Prasetya, A. P., & Diva, A. R. (2023). Budaya pengaruh dan budaya patriarki terhadap gerakan perubahan feminism dalam organisasi. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi, 1(2), 150–159.

Rossevelt, F. A., Aisyah, D., Nadeak, P. C. U., Zahrahni, N., Dwiriani, P. N., Achmad, N. F., Siregar, H. A., Simamora, V. A., & Siallagan, A. F. M. (2023). Analisis pengaruh budaya patriarki terhadap kekerasan perempuan di dalam rumah tangga. SAJJANA: Public Administration Review, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.32734/sajjana.v1i2.19627

Sopariyah, M., & Khairunnisa, A. (2024). Budaya patriarki dan ketidakadilan gender di kehidupan masyarakat. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3227–3232.

Sunarya, A. A., Rahmayanti, A. A., Febriana, S. R., Azzahraa, S. F., Sevi, T. K., & Supriyadi, T. (2025). Budaya patriarki dan ketidaksetaraan gender di berbagai bidang kehidupan: Sebuah studi literatur. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 10(1), 81–90.

Surya, A. P. (2024). Perilaku menyalahkan diri dan persepsi budaya patriarki pada perempuan korban pelecehan seksual. Motiva: Jurnal Psikologi, 7(2), 152–163.

Sutarman, T., Hanifatusholihah, Panggabean, H., Marta, R. F., & Kurniawati, L. S. M. W. (2024). Stereotip gender pada budaya patriarki indonesia sebagai hambatan pekerja perempuan berperan ganda. Komunikologi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 133–155.

Tamrin, S. (2024). Patriarki berkedok tubuh perempuan: Sebuah analisis feminis. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi Dan Pendidikan, 7(2), 301–310.

Taylor, T. (2020). Lean on me: Leadership beyond the patriarchy [Master of Arts in Humanities, Dominican University of California]. https://doi.org/10.33015/dominican.edu/2020.HUM.01

UN Women. (2018). Violence against women in Indonesia: National statistics report. UN Women. https://data.unwomen.org

United Nations. (2024). Global gender gap report 2024: It will take 134 years to reach gender parity. United Nations Regional Information Centre (UNRIC). https://unric.org

Wibowo, G. A., Chairuddin, Rahman, A., & Riyadi. (2022). Kesetaraan gender: Sebuah tinjauan teori feminisme. Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Kependidikan, 9(2), 121–127. https://doi.org/10.33059/jsnbl.v10i2.6360

Williams, W. (2025). Wage gaps by gender: Pay inequality has gradually lessened, but biases delay progress. https://www.investopedia.com/

Yulitha, P. (2023). Kesetaraan gender dalam budaya patriarki terhadap kaum perempuan pada ranah publik (keterlibatan perempuan dalam pemilihan kepala desa periode 2016–2021). Jurnal Poros Politik, 15(1), 16–23. https://doi.org/10.32938/jpp.v5i1.1584

Downloads

Published

2025-06-14

Issue

Section

Articles