Pengaruh Kolaborasi dengan AI terhadap Pengembangan Pola Pikir Desain dan Keterampilan Reflektif Mahasiswa
Keywords:
Artificial Intelligence, Desain, Kreativitas, Reflektif, KolaborasiAbstract
Artificial Intelligence (AI) telah menjadi alat penting dalam pendidikan desain, membantu meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan eksplorasi ide. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kolaborasi dengan AI, khususnya melalui ChatGPT dan Midjourney, terhadap pola pikir desain, kreativitas, dan keterampilan reflektif mahasiswa. Metode kuantitatif digunakan dengan 76 mahasiswa sebagai responden yang menilai tiga aspek: pelatihan dan dukungan pengguna, kreativitas dan fleksibilitas, serta pengembangan keterampilan reflektif dan kreatif. Hasil menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa berada pada kategori netral, dengan skor rata-rata 2,82, 2,75, dan 3,07. Mahasiswa melaporkan bahwa pelatihan dan panduan masih kurang memadai, AI terkadang kesulitan memahami konteks kreatif dan menjaga kesinambungan narasi, serta umpan balik reflektif yang diberikan terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun AI mendukung percepatan proses kreatif, peran manusia tetap krusial untuk memastikan hasil desain yang orisinal, kontekstual, dan estetis. Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan modul pelatihan, panduan lengkap, dan sistem umpan balik berkelanjutan agar penggunaan AI lebih efektif. Studi ini juga menunjukkan pentingnya lingkungan belajar kolaboratif di mana AI berfungsi sebagai pendukung kreativitas mahasiswa, sehingga mendorong pola pikir desain yang inovatif, adaptif, dan reflektif, serta kesiapan profesional di masa depan.
References
R. Alief and E. Nurmiati, “Penerapan Kecerdasan Buatan Dan Teknologi Informasi Pada Efisiensi Manajemen Pengetahuan,” J. Masy. Inf., vol. 13, no. 1, pp. 59–69, 2022, doi:10.14710/jmasif.13.1.43760.
O. A. Hashem and M. B. Hakeem, “Design Education Methodology Using AI,” J. Art Des. Music, vol. 3, no. 1, 2024, doi: 10.55554/2785-9649.1030. M. Muhaemin and G. Artikel, “Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Referensi dalam Desain Komunikasi Visual,” J. Seni Rupa Dan Desain, vol. 5, no. 1, pp. 71–80, 2023.
H. D. J. Hogg, M. Al-Zubaidy, P. A. Keane, G. Hughes, F. R. Beyer, and G. Maniatopoulos, “Evaluating the translation of implementation science to clinical Artificial Intelligence : a bibliometric study of qualitative research,” Front. Health Serv., vol. 3, p. July, 2023, doi:
10.3389/frhs.2023.1161822.
N. Mansour, “Mendefinisikan Ulang Pedagogi Arsitektur: Menavigasi Integrasi AI Midjourney dalam Pendidikan Desain,” 2019, pp. 172–179.
I. Rachmawati, D. F. Rosyid, S. Parman, Y. A. Solihan, and G. M. Putra, “Penerapan Artificial Intelligence Pada Media Desain Grafis Menggunakan Analisis Interpretasi Edmund Feldman,” J. Digit., vol. 14, no. 1, p. 66, 2024, doi: 10.51920/jd.v14i1.372.
B. Çeken and B. Akgöz, “The Impact of Artificial Intelligence on Design: the Example of DALLE,” Sanat Ve Tasar. Derg., vol. 14, no. 1, pp. 374–397, 2024, doi: 10.20488/sanattasarim.1506116.
N. Montenegro, “Integrative Analysis of Text-To-Image AI Systems in Architectural Design Education: Pedagogical Innovations and Creative Design Implications,” J. Archit. Urban., vol. 48, no. 2, pp. 109–124, 2024, doi: 10.3846/jau.2024.20870.
M. K. Hong, S. Hakimi, Y.-Y. Chen, H. Toyoda, C. Wu, and M. Klenk, “Generative AI for Product Design: Getting the Right Design and the Design Right,” pp. 28–30, 2023.
M. Tahsin and M. A. Afkar, “Analisis Komprehensif: Perbandingan Platform Perangkat Lunak Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Inovasi dalam Desain Interior,” J. Eng. Sci., vol. 2, no. 2, pp. 97–111, 2023, doi: 10.56347/jes.v2i2.182