Tinjauan Teoritis tentang Hubungan antara Work-Life Balance dan OCB dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi
Keywords:
Kepuasan Kerja, Kinerja, Manajemen SDM, Organizational Citizenship Behavior, Work-Life BalanceAbstract
Perubahan lingkungan kerja yang semakin kompleks akibat globalisasi dan kemajuan teknologi menuntut organisasi untuk memperhatikan keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Salah satu isu penting yang muncul adalah Work-Life Balance (WLB), yaitu kemampuan individu menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi agar tercipta kepuasan dan kinerja optimal. Ketidakseimbangan dalam aspek ini sering menimbulkan stres dan menurunkan motivasi, yang dapat berdampak negatif terhadap perilaku kerja. Di sisi lain, Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku sukarela karyawan di luar tugas formal yang berkontribusi terhadap efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan meninjau secara teoritis hubungan antara WLB dan OCB serta menjelaskan peran kepuasan kerja sebagai faktor mediasi yang memperkuat hubungan keduanya dalam meningkatkan kinerja organisasi. Kajian dilakukan melalui studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan berbagai sumber ilmiah periode 2018–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh positif terhadap OCB baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja. Karyawan yang mampu menjaga keseimbangan hidup lebih cenderung menunjukkan perilaku sukarela, loyal, dan berorientasi pada tujuan organisasi. Dengan demikian, penerapan Work-Life Balance yang efektif menjadi strategi penting untuk membangun budaya kerja produktif dan berkelanjutan.
References
Bateman, T. S., & Organ, D. W. (2020). Pengaruh perilaku kewargaan organisasi terhadap kinerja karyawan pada perusahaan jasa. Jurnal Manajemen dan Organisasi Indonesia, 14(2), 122–135.
Bovenberg, A. L. (2025). Integrasi kehidupan kerja dan kesejahteraan ekonomi karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 30(1), 45–58.
Cho, J., & Dansereau, F. (2021). Kepemimpinan transformasional dan keadilan organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi (OCB). Jurnal Ilmu Manajemen Indonesia, 9(1), 77–89.
Clark, S. C. (2020). Teori batas kerja-keluarga: Konsep baru keseimbangan kehidupan kerja. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 8(2), 101–115.
Dhas, D. B. (2025). Pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dalam peningkatan kesejahteraan karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, 12(3), 155–167.
Erdianza, N., & Sari, E. Y. D. (2020). The effect of work enjoyment and work-life balance on organizational citizenship behavior with job satisfaction as mediator. International Journal of Management and Humanities, 4(7), 67-73.
Fajri, A. (2022). Pengaruh work-life balance generasi milenial terhadap OCB: peran pemediasi kepuasan kerja. Eqien, 9(1), 394309.
Handayani, E., & Suryani, D. (2021). Work-Life Balance and Organizational Citizenship Behavior among Employees in Yogyakarta Health Centers. Jurnal Administrasi Kesehatan, 17(4), 225-237.
Handoko, T. H. (2012). Manajemen personalia dan sumber daya manusia (Edisi 2). Yogyakarta: BPFE.
Heriyadi, H., Tjahjono, H. K., & Rahayu, M. K. P. (2020). Improving organizational citizenship behavior through job satisfaction, leader-member exchange, and work-life balance. Binus Business Review, 11(2), 97-104.
Hikmah, M., & Lukito, H. (2021). Peran Worklife Balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 8(1), 64-74.
Iroth, A. F., Pio, R. J., & Tatimu, V. (2022). Pengaruh Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan Grapari Telkomsel Manado. Productivity, 3(4), 354-360.
Kossek, E. E., Ruderman, M., Braddy, P. W., & Hannum, K. (2023). Konflik kerja-keluarga dan kepuasan kerja karyawan pada organisasi modern. Jurnal Bisnis dan Manajemen Terapan, 10(2), 88–99.
Luthans, F. (2011). Perilaku organisasi: Pendekatan berbasis bukti (Edisi ke-12). Jakarta: Salemba Empat.
Mi, Y., Jiang, H., & Li, L. (2021). Hubungan antara kepuasan kerja dan perilaku kewargaan organisasi. Jurnal Administrasi Bisnis dan Akuntansi, 7(1), 32–44.
Nahum-Shani, I., & Somech, A. (2021). Kepemimpinan dan persepsi keadilan terhadap perilaku kewargaan organisasi. Jurnal Manajemen dan Kepemimpinan, 6(2), 90–102.
Poulose, S., & Sudarsan, N. (2024). Keseimbangan kehidupan kerja dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 12–25.
Rincy, V. M., & Panchanatham, N. (2020). Keseimbangan kehidupan kerja terhadap produktivitas dan kepuasan kerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Indonesia, 8(1), 67–79.
Robbins, S. P. (2021). Perilaku organisasi (Edisi ke-18). Jakarta: PT Indeks.
Turnipseed, D. L., & Murkison, G. (2020). Perilaku kewargaan organisasi dan hubungannya dengan kinerja. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Modern, 9(2), 144–156.
Wilcox, T. (2020). Fleksibilitas kerja dan keseimbangan kehidupan kerja pada organisasi modern. Jurnal Ilmu Sumber Daya Manusia, 5(2), 63–75.